Aksi Jennie BLACKPINK di Met Gala 2026 Jadi Sorotan

JAKARTA|MEB.COM – Sorotan dunia mode mendadak bergeser tajam saat Jennie melangkah di karpet merah Met Gala 2026. Bukan sekadar tampil memukau, Jennie datang dengan “pernyataan visual” yang berani—menghidupkan kembali tren alis tipis atau skinny brows yang lama ditinggalkan. Keputusan ini langsung memicu perdebatan panas, antara dianggap sebagai revolusi gaya atau sekadar nostalgia ekstrem yang dipaksakan kembali ke panggung modern.

Langkah berani tersebut terasa kontras dengan standar kecantikan masa kini yang cenderung menonjolkan alis tebal natural. Namun di tangan Jennie, alis super tipis justru tampil sebagai simbol estetika baru yang tajam, edgy, dan penuh karakter. Dalam bingkai tema “Costume Art”, ia seolah menegaskan bahwa wajah bisa menjadi medium seni yang bebas menabrak pakem lama dan menciptakan definisi baru tentang kecantikan.

Efeknya langsung terasa. Media sosial meledak, pengamat fashion terbelah, dan publik dibuat tak bisa mengalihkan perhatian. Sebagian menyebut tampilannya terlalu ekstrem, sementara yang lain memuji keberanian Jennie dalam menghidupkan kembali ikon kecantikan era 90-an dengan sentuhan modern. Perdebatan ini justru memperkuat satu hal: tren skinny brows kembali masuk radar industri kecantikan global.

Tak berhenti di riasan, Jennie mempertegas pernyataan gayanya lewat balutan gaun strapless rancangan Chanel. Gaun tersebut tampil bak karya seni mosaik dengan sekitar 15 ribu payet metalik berbentuk daun yang memantulkan cahaya secara dramatis. Proses pengerjaan yang memakan waktu hingga ratusan jam menjadi bukti detail tinggi sekaligus mempertegas posisinya sebagai global ambassador rumah mode tersebut.

Penampilan itu disempurnakan dengan tatanan rambut twisted updo yang diangkat rapi, memberi ruang bagi riasan wajah dan aksesori untuk menjadi pusat perhatian. Sentuhan poni melengkung di dahi menghadirkan nuansa klasik yang halus, menciptakan keseimbangan antara kemewahan modern dan estetika retro yang diusung dalam keseluruhan konsep tampilannya.

Momen ini semakin bersejarah dengan kehadiran BLACKPINK dalam formasi lengkap bersama Jisoo, Lisa, dan Rosé. Untuk pertama kalinya mereka tampil bersama di ajang fashion paling prestisius dunia, menegaskan pengaruh besar BLACKPINK di industri global. Di tengah pro dan kontra, Jennie sekali lagi membuktikan dirinya bukan sekadar mengikuti tren—melainkan pencipta arah baru dalam dunia model.***

Pos terkait