KUTAI TIMUR|Mediaerabaru.com – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti pelaksanaan bakti sosial sunatan massal dalam rangka memperingati HUT ke-1 Brigif TP 32/Mangkalihat, Minggu (9/8/2026).
Di tengah kegembiraan anak-anak dan haru para orang tua, kehadiran Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., dengan senyum tulus dan sapaan ramah menjadi pelengkap kebahagiaan bagi para peserta di hari yang istimewa tersebut.
Bukan sekadar hadir untuk meninjau kegiatan, Danbrigif berkeliling menyapa satu per satu anak yang mengikuti sunatan massal. Dengan penuh kelembutan, ia menepuk bahu, mengusap kepala, serta memberikan senyum dan sapaan yang membuat anak-anak merasa lebih tenang dan aman.
Tidak tampak sekat antara pemimpin dan masyarakat. Kehadiran Danbrigif justru menciptakan suasana hangat dan akrab, seolah seluruh peserta merupakan bagian dari satu keluarga besar.
Senyuman Danbrigif bukan sekadar ekspresi wajah, tetapi juga menjadi cerminan ketulusan, kepedulian, dan kedekatan TNI dengan masyarakat. Kebahagiaan terpancar saat melihat anak-anak tersenyum, sekaligus menjadi simbol harapan agar generasi penerus bangsa dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan mendapatkan perhatian bersama.
“Melihat senyum di wajah anak-anak hari ini adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Tugas kami bukan hanya menjaga wilayah, tetapi juga menjaga senyum anak-anak, menjaga masa depan mereka, dan memastikan mereka tumbuh dalam kasih sayang dan keamanan,” ujar Danbrigif saat menyapa para peserta.
Ia menambahkan, semangat pengabdian kepada masyarakat akan terus dijaga oleh seluruh prajurit.
“Sekali melangkah, pantang menyerah. Sekali kami berjanji melindungi dan menyayangi rakyat, maka kami tidak akan pernah berhenti,” tegasnya.
Keramahan dan kedekatan Danbrigif juga menyentuh hati para orang tua peserta. Mereka mengaku terharu melihat perhatian yang diberikan kepada anak-anak mereka.
“Sangat terharu melihat Bapak Danbrigif tersenyum dan menyapa anak-anak kami dengan begitu tulus. Rasanya seperti ayah sendiri yang hadir menyayangi anak-anak kami. Ini bukan sekadar kegiatan, tetapi bukti bahwa TNI benar-benar hadir di tengah dan di hati masyarakat,” ungkap salah seorang ibu peserta sunatan massal.
Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kekuatan TNI tidak hanya tercermin dari ketangguhan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan kedaulatan, tetapi juga dari kepedulian serta kasih sayang kepada masyarakat.
Danbrigif TP 32/Mangkalihat menunjukkan bahwa ketangguhan dan kelembutan dapat berjalan beriringan: tangguh dalam menjaga keamanan, namun tetap humanis, dekat, dan penuh kasih ketika menyapa anak-anak bangsa.


