JAKARTA|MEB.COM – Dunia hiburan Indonesia kembali dibuat panas! SCTV resmi meluncurkan ajang pencarian bakat paling ambisius tahun ini bertajuk “The Icon Indonesia”. Bukan sekadar kompetisi biasa, program ini digadang-gadang bakal menjadi panggung lahirnya superstar baru dengan duet host yang langsung mencuri perhatian publik: Ananda Omesh dan Deddy Mahendra Desta.
Chemistry kuat dua presenter papan atas ini disebut-sebut sebagai “senjata rahasia” yang membuat acara ini berbeda dari ajang serupa. Omesh, yang sudah malang melintang di dunia talent search, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. Ia bahkan menyebut para peserta kali ini memiliki kualitas yang bisa mencetak sejarah baru. “Suatu saat mereka akan bilang, mereka lahir dari The Icon Indonesia,” ungkapnya penuh keyakinan.
Bagi Omesh, panggung pencarian bakat bukan hal baru melainkan rumah kedua. Pengalaman panjangnya membuat ia sering bertemu kembali dengan peserta lama yang kini tumbuh menjadi bintang. Hal ini semakin memperkuat keyakinannya bahwa ajang ini bukan sekadar hiburan, tetapi gerbang menuju ketenaran nyata.
Sementara itu, kehadiran Desta menjadi magnet tersendiri. Setelah lama tak tampil sebagai host, kembalinya Desta ke layar kaca lewat program besar ini langsung memicu euforia penggemar. Ia mengaku emosional sekaligus bangga bisa kembali ke stasiun televisi yang pernah membesarkan namanya. “Buat SCTV, gue selalu siap,” ujarnya singkat namun penuh makna.
Menariknya, “The Icon Indonesia” menjadi pengalaman pertama Desta memandu ajang pencarian bakat musik. Meski begitu, ia justru merasa diuntungkan karena berduet dengan sahabat lamanya, Omesh. “Nggak perlu bangun chemistry, sudah cair dari awal,” katanya. Dengan 24 finalis berbakat yang siap bertarung, Desta menilai persaingan akan sangat ketat.
Tak main-main, standar juara di ajang ini dibuat sangat tinggi. Menurut Desta, suara bagus saja tidak cukup. Ia menekankan pentingnya karakter, keunikan, dan aura bintang sebagai pembeda di tengah padatnya industri musik Indonesia. “Untuk jadi ikon, harus punya sesuatu yang beda. Star quality itu wajib,” tegasnya.
Diperkaya deretan juri kelas atas seperti Ahmad Dhani, Titi DJ, Andien, Afgan, Isyana Sarasvati, hingga Ardhito Pramono, ajang ini siap menjadi medan pertarungan talenta terbaik. Puncaknya, 24 finalis akan tampil habis-habisan dalam siaran langsung pada 13 April 2026 memperebutkan satu gelar yang bisa mengubah hidup mereka selamanya.***


