Restoran Indonesia Legendaris di Hong Kong Tutup, Akhiri Perjalanan 58 Tahun

HONG KONG|Mediaerabaru.com – Kabar duka datang bagi pecinta kuliner Nusantara di Hong Kong. Indonesian Restaurant 1968, salah satu restoran Indonesia tertua sekaligus paling legendaris di kawasan Central, resmi menghentikan operasionalnya setelah bertahan selama 58 tahun. Penutupan ini mengakhiri perjalanan panjang restoran yang sejak 1968 menjadi ikon kuliner Indonesia di wilayah tersebut.

Restoran yang didirikan pasangan asal Indonesia Chang Chian Lo dan Lee Thau Chen itu telah beberapa kali berpindah lokasi, mulai dari Causeway Bay, Sheung Wan, hingga menetap di Central sejak 2023. Selama hampir enam dekade, restoran tersebut dikenal sebagai pelopor yang memperkenalkan cita rasa Indonesia kepada masyarakat Hong Kong dan wisatawan mancanegara.

Melalui pernyataan resminya, pihak pengelola mengaku keputusan menutup restoran bukanlah hal yang mudah. Mereka menyebut tantangan lingkungan bisnis yang semakin berat membuat operasional tidak lagi dapat dipertahankan. Meski demikian, keluarga pendiri menegaskan penutupan ini bukan akhir dari perjalanan mereka, melainkan sebuah jeda yang suatu hari diharapkan dapat berlanjut kembali.

Selama beroperasi, Indonesian Restaurant 1968 dikenal dengan menu khas Nusantara seperti sate, rendang, nasi goreng, ayam goreng, laksa, hingga kari kambing. Reputasinya bahkan diakui dunia setelah meraih penghargaan Michelin Bib Gourmand selama tujuh tahun berturut-turut pada 2011–2017. Prestasi tersebut menjadikan restoran ini sebagai salah satu duta kuliner Indonesia paling berpengaruh di Hong Kong.

Kabar penutupan restoran memicu gelombang nostalgia di media sosial. Banyak pelanggan setia mengungkapkan kesedihan karena kehilangan salah satu tempat makan Indonesia yang telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Hong Kong. Bagi diaspora Indonesia, restoran ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga simbol kehangatan kampung halaman di negeri orang. ***

Pos terkait