Jakarta | Mediaerabaru.com – Menjaga kebugaran bukan kebiasaan yang baru dilakukan ketika seseorang mulai dewasa atau ketika tubuh sudah mengalami masalah. Kebiasaan merawat tubuh justru sebaiknya diperkenalkan sejak usia dini. Begitulah Ferta Aromanty mengenalkan pilates pada buah hatinya.
Prinsip tersebut diterapkannya kepada sang anak yang kini terjun ke dunia balap. Jauh sebelum mengenal kerasnya persaingan di lintasan, sang anak sudah diperkenalkan dengan Pilates sejak masih kecil.
Instruktur pilates yang biasa disapa Anty menyadari, dunia balap menuntut seorang pembalap memiliki kondisi fisik yang prima. Kemampuan mengendalikan mobil harus diimbangi dengan kekuatan, keseimbangan, fleksibilitas dan kontrol tubuh.
“Kalau di mobil balap itu bukan cuma tangan yang bekerja. Fisik juga harus bagus. Karena itu saya latih dia dengan Pilates sejak kecil”, katanya.
Bagi Anty, mengenalkan Pilates kepada anak bukan semata-mata untuk mempersiapkannya menjadi pembalap. Lebih dari itu, ia ingin membangun kesadaran bahwa tubuh harus dirawat dan dijaga sejak masih muda.
Kebiasaan tersebut kemudian menjadi semakin relevan ketika sang anak memasuki dunia balap yang memiliki tuntutan fisik tinggi. Pilates membantu menjaga kondisi tubuh agar tetap kuat sekaligus fleksibel dalam menjalani aktivitas.
Anty pun menilai pendekatan yang sama bisa diterapkan kepada siapa saja. Pilates tidak mengenal batas usia tertentu karena latihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.
“Jadi bukan hanya untuk pembalap. Dari usia kecil sampai yang sudah berusia 70 tahun pun bisa”, ujar Anty.
Menurut Anty, menjaga kesehatan juga tidak cukup hanya dengan berolahraga. Pola makan bergizi dan seimbang, membatasi konsumsi gula, tidur yang cukup serta memberi tubuh waktu untuk beristirahat harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Pandangan itulah yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Anty bersama Pilatesia. Memasuki usia 20 tahun, Pilatesia bukan hanya menjadi perjalanan bisnis, tetapi juga menjadi ruang bagi Anty untuk memperkenalkan pentingnya menjaga tubuh kepada masyarakat.
Sejak berdiri pada 2006, ia melihat Pilates yang dahulu belum terlalu familiar kini semakin dikenal dan menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga kebugaran.
Pengalaman membentuk kebiasaan sehat di lingkungan keluarga pun seolah menjadi gambaran kecil dari filosofi yang terus dibawa Pilatesia: merawat tubuh bukan pekerjaan sesaat, melainkan investasi yang sebaiknya dimulai sedini mungkin.
Dari rumah hingga lintasan balap, Anty percaya kebiasaan menjaga tubuh yang ditanamkan sejak kecil dapat menjadi bekal panjang. Bukan hanya untuk mencapai prestasi, tetapi juga untuk menjalani kehidupan dengan tubuh yang lebih sehat.


