Budi Arie Klarifikasi Video Viral “Pemilu Dipercepat”, Baramuda 08: Kami Sudah Berkomunikasi

Jakarta | Mediaerabaru.com – Ketua Umum Baramuda 08, Rhesa Yogaswara, mengapresiasi sikap Budi Arie Setiadi yang memberikan klarifikasi terkait video pernyataannya yang viral di media sosial mengenai kemungkinan adanya “Pemilu yang dipercepat” sebelum Pemilu 2029.

Budi Arie, yang pernah menjabat Menteri Komunikasi dan Digital serta Menteri Koperasi pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, menegaskan bahwa pernyataan dalam video tersebut merupakan pandangan dan analisis pribadinya.

Ia memastikan pernyataan tersebut tidak memiliki kaitan dengan Presiden Joko Widodo.

“Itu pernyataan analisa saya pribadi. Tidak ada kaitan dengan Pak Jokowi. Saya bertanggung jawab penuh atas pendapat pribadi dan analisa saya,” ujar Budi Arie.

Budi Arie juga menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud melakukan framing jahat ataupun makar. Ia menyebut tidak pernah bermaksud mengajak atau mendorong terjadinya perubahan politik sebelum 2029.

“Bukan ajakan, tapi analisa. Beda kan! Saya tidak ada maksud makar. Saya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo,” tegasnya.

Dalam keterangannya kepada Elshinta.com, Budi Arie menyatakan dirinya tidak mencabut analisis pribadi mengenai kemungkinan adanya “Pemilu yang dipercepat” sebelum Pemilu 2029.

Menurutnya, demokrasi dan konstitusi harus tetap menjadi landasan dalam menyikapi setiap dinamika politik yang berkembang.

“Jalan kita tetap dua. Intinya demokrasi dan konstitusi,” ujarnya.

Budi Arie juga mengingatkan masyarakat agar tetap dapat menyampaikan aspirasi secara bebas, namun dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban umum, dan menghindari tindakan anarkis.

“Perbedaan pendapat itu bukan musuh. Semua input dan masukan kita kaji dan kita analisa dengan baik,” pungkasnya.

Baramuda 08 Pastikan Tidak Ada Persoalan

Sementara itu, Ketua Umum Baramuda 08, Rhesa Yogaswara, mengatakan pihaknya tidak memiliki persoalan dengan Budi Arie maupun relawan Projo terkait video viral tersebut.

Rhesa mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Budi Arie untuk memperoleh penjelasan mengenai maksud pernyataan yang beredar.

“Kami sudah saling berkomunikasi. Kami juga tegaskan bahwa hubungan Jokowi dengan Prabowo baik-baik saja,” kata Rhesa.

Rhesa juga mengapresiasi keberanian Budi Arie memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik dan bertanggung jawab atas pernyataan yang disampaikannya.

“Kami mengapresiasi atas keberanian Budi Arie atas video yang viral ke publik. Budi sebenarnya mendukung Prabowo,” jelasnya.

Baramuda 08 merupakan kelompok relawan pendukung Prabowo yang didirikan oleh Ahmad Riza Patria.

Lebih lanjut, Rhesa mengajak seluruh elemen masyarakat dan relawan untuk bersama-sama mengawal program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, perbedaan pandangan politik tidak seharusnya menjadi alasan untuk memutus komunikasi maupun mengganggu stabilitas pemerintahan.

“Kita harus bersama-sama mengawal program pemerintah dan memastikan Asta Cita dapat berjalan demi kepentingan masyarakat,” tutup Rhesa.

Pos terkait