Jakarta | Mediaerabaru.com – Mantan kiper nasional Yudo Harianto mengingatkan agar kebijakan naturalisasi tidak membuat pembinaan dan regenerasi pemain lokal kehilangan perhatian.
Menurut Yudo, mendatangkan pemain melalui naturalisasi memang bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia. Namun, dalam jangka panjang, Indonesia tetap membutuhkan pemain-pemain muda hasil pembinaan sendiri.
Karena itu, ia mendorong kompetisi sepak bola digelar secara konsisten sejak kelompok usia dini. Kompetisi dinilai penting agar pemain muda tidak hanya mendapat latihan, tetapi juga pengalaman bertanding, membangun mental serta belajar menjaga disiplin.
“Kita jangan hanya terpaku pada naturalisasi. Kita juga harus menyiapkan pemain-pemain muda untuk menggantikan pemain yang ada sekarang,” ujar Yudo.
Yudo melihat Indonesia memiliki banyak talenta muda yang berpotensi berkembang menjadi pemain berkualitas. Persoalannya, potensi tersebut harus mendapatkan wadah yang tepat melalui pembinaan dan kompetisi yang berkesinambungan.
Ia menilai regenerasi tidak bisa dilakukan secara instan. Pemain yang nantinya menjadi andalan Timnas harus dipersiapkan sejak jauh-jauh hari melalui sistem pembinaan yang jelas.
“Kalau banyak pemain yang bagus, harus disiapkan untuk menggantikan pemain-pemain yang sekarang bermain di Timnas,” katanya.
Selain kemampuan teknis, Yudo juga menekankan pentingnya kedisiplinan. Menurut dia, menjadi pesepak bola profesional bukan hanya soal kemampuan mengolah bola, tetapi juga bagaimana seorang pemain menjaga sikap, konsistensi dan tanggung jawab.
Dengan kompetisi usia dini yang berjalan rutin dan pembinaan yang serius, Yudo berharap Indonesia tidak terus-menerus mencari solusi jangka pendek. Sebaliknya, muncul generasi baru pemain lokal yang siap bersaing dan memperkuat Timnas di masa mendatang.
Bagi Yudo, naturalisasi dapat menjadi bagian dari strategi memperkuat Timnas, tetapi fondasi sepak bola Indonesia tetap harus dibangun dari bawah: kompetisi usia dini, pembinaan yang konsisten dan regenerasi pemain lokal.


