Ketegangan Iran–AS Memanas, Warga Teheran Bentuk “Perisai Manusia” di Area Pembangkit Listrik

TEHERAN|MEB.COM — Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah sejumlah warga Iran dilaporkan membentuk barisan “perisai manusia” di sekitar fasilitas pembangkit listrik di wilayah Kazerun. Aksi ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya ancaman militer dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap infrastruktur strategis Iran.

Laporan CBS News menyebutkan, ratusan warga terlihat berdiri berbaris mengelilingi area pembangkit listrik siklus gabungan Kazerun. Dalam video yang beredar, tampak masyarakat membawa bendera Iran sambil membentuk rantai manusia di sekitar fasilitas vital tersebut.

Kantor berita Fars yang memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Iran juga merilis rekaman aksi tersebut melalui media sosial. Aksi ini disebut sebagai bentuk solidaritas warga sipil dalam menjaga infrastruktur negara di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Pemerintah Iran melalui Kementerian Olahraga dan Pemuda sebelumnya menyerukan keterlibatan kaum muda, termasuk pelajar, seniman, dan atlet, untuk ikut berpartisipasi dalam aksi simbolik tersebut. Seruan itu disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan fasilitas strategis negara.

Ketegangan meningkat setelah Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras terkait kemungkinan serangan terhadap infrastruktur Iran jika tuntutan terkait Selat Hormuz tidak dipenuhi. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran internasional akan potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, sejumlah laporan termasuk dari IRNA menyebutkan bahwa Iran tetap membuka jalur diplomasi melalui mediator, meski menolak syarat gencatan senjata yang dinilai tidak memberikan jaminan keamanan jangka panjang. Hingga kini, situasi di lapangan masih terus berkembang dan mendapat perhatian dunia internasional.**

Pos terkait