JAKARTA|MediaEraBaru.com – Mantan pelatih Ivan Venkov Kolev kembali menjadi sorotan setelah melontarkan kritik tajam terhadap arah kebijakan sepak bola nasional. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam wawancara dengan media Bulgaria menjelang agenda internasional FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta.
Turnamen yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27–30 Maret 2026 itu akan menghadirkan Timnas Indonesia bersama Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts dan Nevis. Namun alih-alih fokus pada laga, perhatian publik justru tertuju pada kritik pedas Kolev.
Kolev menilai kebijakan naturalisasi pemain di Indonesia saat ini telah melampaui batas yang ia yakini. Ia membandingkan dengan era kepelatihannya pada 2002–2004 dan 2007, ketika ia mengutamakan pemain lokal dan menolak penggunaan pemain asing tanpa keterkaitan darah Indonesia.
“Dulu saya sangat mengutamakan pemain lokal. Sekarang tim nasional dipenuhi pemain asing,” ujar Kolev, menegaskan pandangannya soal perubahan arah tim nasional yang dinilainya terlalu instan.
Selain itu, ia juga mengkritik kecenderungan federasi yang lebih mengandalkan pelatih asing dibandingkan pelatih lokal. Menurutnya, anggapan bahwa pelatih lokal kurang berwibawa merupakan kekeliruan yang bisa menghambat pembangunan fondasi sepak bola nasional.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan di kalangan pengamat dan suporter. Sebagian menilai naturalisasi sebagai langkah cepat meningkatkan kualitas tim, sementara lainnya khawatir terhadap hilangnya identitas serta berkurangnya peluang bagi pemain lokal.
Sebagai pelatih yang pernah menangani sejumlah klub besar seperti Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Sriwijaya FC, Kolev dinilai memiliki pengalaman panjang di Indonesia. Kini, kritiknya hadir di momen penting, ketika harapan publik terhadap kebangkitan Timnas Indonesia tengah berada di puncaknya.***


