JAKARTA|MEB.COM – Tawa, tangis, dan haru menyatu di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Delta lantai 9 di jalan Suryopranoto, Petojo Utara, Jakarta Pusat, Jum’at (13/3), saat puluhan anak yatim, warakawuri, dan kaum dhuafa menerima santunan Ramadan.
Momen ini bukan sekadar kegiatan sosial biasa. Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, hadir langsung, membaur dengan anak-anak dan keluarga penerima manfaat, memberikan bingkisan dengan senyum hangat yang menyentuh hati semua yang hadir.
“Ini bukti bahwa wartawan tidak hanya meliput berita, tapi juga peduli pada sesama,” ujar Munir, menegaskan bahwa soliditas PWI Jaya tak hanya di kantor, tapi nyata di lapangan.
Anak-anak yatim tampak riang, bermain dan bercanda dengan para wartawan, sementara beberapa warakawuri menahan air mata, terharu mendapat perhatian dari rekan almarhum suami mereka. Salah seorang warakawuri mengaku:
“Perhatian ini bikin kami merasa masih jadi bagian keluarga wartawan. Kami tidak dilupakan.”
Acara semakin hangat dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Akmal Marhali, memohon agar anak-anak yatim dan keluarga yang ditinggalkan wartawan selalu diberi kekuatan dan masa depan cerah.
Kegiatan ini didukung berbagai pihak, termasuk Djarum Foundation, PLN UID Jakarta Raya, Polda Metro Jaya, Bank Jakarta, Artha Graha Peduli, Bakrie Amanah, PAM Jaya, dan Pelindo. Dukungan mereka memastikan suasana hangat dan kekeluargaan tetap terjaga.
Momen haru ini menjadi pengingat kuat: di balik kerasnya dunia jurnalistik, insan pers tetap memiliki hati besar untuk berbagi, menjaga solidaritas, dan menebar kebaikan.***


