JAKARTA|MEB.COM – Cuaca ekstrem kembali mengancam sejumlah daerah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi pada 18–21 Mei 2026.
Di tengah suhu siang yang terasa panas menyengat, masyarakat diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba. Hujan deras diprediksi turun pada sore hingga malam hari dan berpotensi mengganggu aktivitas warga di berbagai daerah.
BMKG menjelaskan, perubahan kondisi atmosfer dalam beberapa hari terakhir memicu pertumbuhan awan hujan lebih intens di banyak wilayah Indonesia. Situasi ini meningkatkan risiko terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir lokal, jalan licin, hingga pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.
Wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam peringatan cuaca kali ini meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, hingga sebagian Kalimantan. Sejumlah kota diperkirakan mengalami hujan disertai kilat dan petir dalam durasi cukup panjang. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, perjalanan antarkota, hingga aktivitas ekonomi harian.
Sementara itu, cuaca di Jakarta diprediksi berubah cukup dinamis sepanjang hari. BMKG memperkirakan hujan ringan hingga sedang akan mengguyur beberapa kawasan ibu kota sejak siang menuju malam, terutama di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Langit mendung yang mulai muncul sejak siang disebut menjadi indikasi meningkatnya potensi hujan pada jam-jam sibuk.
Fenomena cuaca ekstrem ini juga ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warga membagikan kondisi langit gelap, hujan mendadak, hingga angin kencang yang mulai terjadi di sejumlah daerah sejak pagi hari. Kekhawatiran pun muncul karena cuaca yang tidak menentu dinilai dapat berdampak pada kesehatan, transportasi, hingga aktivitas sekolah dan pekerjaan.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diminta menyiapkan langkah antisipasi sederhana, seperti membawa perlengkapan hujan, menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi petir, serta lebih berhati-hati saat berkendara di tengah hujan deras dan angin kencang.
Di tengah kondisi atmosfer yang berubah cepat, kewaspadaan dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko akibat cuaca ekstrem yang bisa datang kapan saja.***


