Gempar! Pabrik Uang Palsu di Bogor Digerebek, 12 Ribu Lembar Siap Edar

JAKARTA|MEB.COM – Aksi nekat peredaran uang palsu akhirnya terbongkar! Polda Metro Jaya menggerebek sebuah lokasi di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, dan menemukan ribuan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang nyaris sempurna. Total ada 12.191 lembar disita jumlah yang mengejutkan dan berpotensi mengguncang kepercayaan publik terhadap rupiah.

Seorang pria berinisial MP (39) langsung diringkus dalam operasi senyap yang dilakukan setelah penyelidikan intensif selama hampir dua pekan. Polisi menyebut, tersangka bukan pemain kecil. Ia diduga menjadi otak di balik produksi uang palsu dengan memanfaatkan teknologi sederhana namun efektif.

“Ini bukan sekadar tindak pidana biasa. Ini ancaman serius terhadap kepercayaan masyarakat dan simbol kedaulatan negara,” tegas Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, Rabu (1/4/2026). Ia memastikan, penanganan kasus ini akan dibarengi edukasi masif agar masyarakat tak mudah terjebak.

Penggerebekan membuka fakta mencengangkan. Dari tangan pelaku, polisi menyita berbagai tahap uang palsu mulai dari yang belum dipotong hingga yang sudah dicetak dua sisi menyerupai aslinya. Tak hanya itu, alat produksi seperti printer, master cetakan, hingga alat pemotong kertas ditemukan, mengindikasikan produksi dilakukan secara sistematis.

Menurut penyidik, modus pelaku terbilang licik. Selain mencetak uang palsu, ia juga menipu korban dengan iming-iming bisa “menggandakan uang”. Korban yang tergiur justru diberikan hasil berupa uang palsu. “Ini skenario penipuan yang dirancang rapi untuk menjebak korban,” ungkap AKBP Robby Syahfery.

Keterlibatan Bank Indonesia dalam pengungkapan ini menjadi langkah strategis. Tujuannya jelas: memperkuat pemahaman masyarakat agar mampu mengenali uang asli dan tidak mudah tertipu. Polisi pun mengingatkan metode 3D dilihat, diraba, diterawang sebagai benteng awal melawan uang palsu.

Kini, aparat masih memburu kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik kasus ini. Satu hal yang pasti, perburuan belum usai. Polisi menegaskan akan membongkar hingga ke akar-akarnya demi menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi masyarakat dari ancaman yang diam-diam menggerogoti ekonomi.***

Pos terkait