Awan Pelangi Gegerkan Langit Jonggol Bogor Viral 2026

BOGOR|MEB.COM – Fenomena langka menggemparkan langit Kecamatan Jonggol, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026) siang. Warga dibuat terpukau setelah melihat awan berwarna-warni menyerupai pelangi muncul sekitar pukul 14.00 WIB, memantulkan gradasi warna merah muda, hijau, biru hingga ungu di atas langit cerah yang mendadak berubah dramatis.

Peristiwa tak biasa ini langsung viral di media sosial setelah warga dari wilayah Jonggol, Sentul, hingga Cileungsi mengabadikannya melalui kamera ponsel. Netizen menyebutnya sebagai “langit berfilter” hingga “keajaiban alam”, karena tampilan awan tipis yang seolah dilukis warna-warni di langit terbuka. Fenomena tersebut berlangsung sekitar 30–40 menit sebelum hujan turun di sejumlah titik.

Salah satu saksi mata, Kiki (21), mengaku terkejut saat pertama kali melihat fenomena itu ketika sedang melintas di jalanan Jonggol. Ia bahkan sempat menghentikan aktivitasnya untuk merekam momen tersebut. “Baru pertama kali lihat, saya sampai bilang Masyaallah, bagus banget,” ujarnya.

Pengendara di lokasi kejadian juga ikut terhenti sejenak karena terpukau. Sejumlah kendaraan tampak memperlambat laju, bahkan menepi untuk mengabadikan langit yang berubah warna tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar Jonggol sempat melambat karena banyak warga fokus merekam fenomena langka itu.

Menanggapi kejadian tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena itu merupakan peristiwa optik atmosfer yang dikenal sebagai iridesensi awan. Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menegaskan bahwa fenomena ini tidak berbahaya. “Ini berkaitan dengan interaksi cahaya matahari dengan butir air di atmosfer,” jelasnya. Penjelasan serupa juga didukung referensi ilmiah dari NASA, NOAA, dan World Meteorological Organization.

BMKG menambahkan, warna-warni tersebut muncul akibat difraksi cahaya pada awan tipis seperti cirrus atau altocumulus di ketinggian tertentu, terutama saat matahari berada pada sudut yang tepat. Meski terlihat dramatis dan mengejutkan, fenomena ini disebut sebagai tanda dinamika awan konvektif yang dapat diikuti hujan lokal, bukan pertanda bencana. Kejadian ini pun kembali menegaskan betapa langit Indonesia menyimpan fenomena alam yang memukau sekaligus viral di era media sosial.***

Pos terkait