TANGERANG|MEB.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik produksi sumpit di Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (21/5) dini hari. Kobaran api yang cepat membesar membuat sebagian besar bangunan pabrik hangus terbakar dan memicu kepanikan warga sekitar.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.20 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari area dalam pabrik sebelum merambat ke hampir seluruh bangunan. Asap tebal disertai kobaran api yang membumbung tinggi terlihat dari kejauhan hingga menarik perhatian warga di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyak material di dalam pabrik yang mudah terbakar. Meski begitu, petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar kawasan industri tersebut.
“Api sudah tidak ada perambatan. Saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan,” ujar Taufik, Kamis.
Ia menegaskan, tim pemadam masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di area pabrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut guna memastikan sumber utama kebakaran yang menghanguskan sebagian besar fasilitas produksi tersebut.
Sebanyak 30 personel gabungan bersama tujuh unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih delapan jam. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar akibat bangunan serta perlengkapan produksi yang terbakar.***


