JAKARTA|MEB.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemetaan menyeluruh terhadap gorong-gorong baja tua yang masih digunakan di berbagai wilayah Jakarta. Langkah tersebut diambil setelah insiden amblasnya Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang dipicu oleh kerusakan saluran air berbahan baja jenis armco akibat usia pakai yang telah menua.
Saat meninjau lokasi kejadian pada Selasa, 2 Juni 2026, Rano mengungkapkan bahwa gorong-gorong armco di bawah Jalan Raya Lenteng Agung diperkirakan telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun. Menurutnya, kondisi serupa berpotensi ditemukan di sejumlah titik lain di ibu kota sehingga diperlukan inventarisasi dan pemetaan secara komprehensif guna mencegah kejadian serupa terulang.
Ia menegaskan bahwa risiko jalan amblas tidak hanya mengancam kawasan Lenteng Agung. Banyak infrastruktur saluran air berbahan baja di Jakarta yang telah berusia tua dan rentan mengalami korosi. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta perlu segera mengidentifikasi seluruh lokasi yang masih menggunakan gorong-gorong armco agar dapat dilakukan pemantauan dan evaluasi kondisi secara berkala.
Rano juga menyoroti persoalan infrastruktur tua yang tidak hanya terbatas pada saluran air. Menurutnya, sejumlah jaringan utilitas lain, termasuk pipa air yang telah digunakan selama puluhan hingga bahkan ratusan tahun, juga membutuhkan perhatian serius. Inventarisasi menyeluruh dinilai penting untuk mendeteksi potensi kerusakan lebih dini sebelum menimbulkan gangguan yang lebih besar bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rano menjelaskan bahwa saluran air di bawah Jalan Raya Lenteng Agung terhubung dengan aliran dari kawasan Waduk Universitas Indonesia. Jaringan tersebut memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena sebagian jalurnya melintas di bawah rel kereta api. Kondisi itu membuat proses perbaikan harus dilakukan secara cermat agar tidak mengganggu infrastruktur vital lainnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden serupa di lokasi lain. Dinas SDA disebut telah mulai memetakan titik-titik yang masih menggunakan gorong-gorong armco di seluruh Jakarta. Meski tidak semua lokasi memerlukan perbaikan segera, pemerintah memastikan pengawasan dan upaya pencegahan akan terus diperkuat demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta mencegah terulangnya peristiwa jalan amblas di masa mendatang.***


