Jakarta | Mediaerabaru.com – Di tengah kepungan debu vulkanik pekat yang menyelimuti kawasan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, aktivitas warga serta kesehatan pernapasan terganggu secara signifikan, namun kehadiran prajurit Gagak Hitam tetap nyata dirasakan hingga ke sudut-sudut jalanan pemukiman.
Melalui semangat pengabdian tanpa batas kepada rakyat, Prajurit Batalyon Arhanud 10/ABC yang bermarkas di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, bergerak cepat melaksanakan aksi kemanusiaan di wilayah-wilayah daerah binaan teritorialnya yang meliputi kawasan Pesanggrahan dan sekitarnya di Jakarta Selatan dengan mengerahkan kendaraan khusus Water Tank untuk menyiram serta membersihkan jalanan dari timbunan abu vulkanik pada Selasa (08/09/2026).
Aksi sigap ini merupakan wujud nyata dari jati diri TNI yang selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, mengingat material debu sisa letusan Gunung Anak Krakatau yang mengering dan bertebaran tidak hanya membahayakan para pengendara yang melintas, tetapi juga mengancam kesehatan saluran pernapasan anak-anak hingga lansia.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan, personel Yonarhanud 10/ABC siaga sepanjang hari mulai dari pagi buta, siang, hingga malam turun langsung ke lapangan dengan mengerahkan armada Water Tank berkapasitas sedang untuk menyemprot dan meluruhkan debu yang menempel erat di aspal jalanan wilayah binaan.
Komandan Yonarhanud 10/ABC menegaskan bahwa keselamatan serta kenyamanan masyarakat, khususnya di wilayah binaan satuan, adalah prioritas utama bagi setiap prajurit. Bagi seorang prajurit, senjatanya adalah pengabdian, sehingga ketika rakyat diuji oleh bencana alam akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, sudah menjadi kewajiban mutlak untuk turun tangan, membersihkan jalanan, dan memastikan warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan sehat. Warga sekitar pun menyambut aksi
tanggap darurat ini dengan rasa haru dan apresiasi yang tinggi karena kehadiran seragam loreng di jalanan memberikan ketenangan tersendiri, sekaligus membuktikan bahwa TNI senantiasa menjadi garda terdepan tidak hanya dalam pertahanan negara, melainkan juga dalam misi kemanusiaan.
Melalui langkah nyata ini, Yonarhanud 10/ABC kembali mengingatkan bahwa TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan, kuat bersama rakyat, dan tulus mengabdi demi keselamatan bangsa.


