Jakarta | Mediaerabaru.com – Kekalahan 1-5 dari Bina Taruna tidak sepenuhnya menjadi cerita buruk bagi Real Jakarta. Di tengah hasil mengecewakan dalam lanjutan Liga Soeratin U-15 Piala Gubernur 2026, Real Jakarta akhirnya berhasil mencetak gol keduanya sepanjang 10 pekan kompetisi bergulir.
Gol tersebut tercipta saat Real Jakarta menghadapi Bina Taruna di Lapangan Sintetis 2 PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10). Meski akhirnya kalah telak, keberhasilan menjebol gawang lawan menjadi catatan tersendiri bagi Real Jakarta yang selama ini kesulitan mencetak gol.
Bermain dengan komposisi pemain yang tidak lengkap, Real Jakarta harus menghadapi Bina Taruna yang turun dengan kekuatan penuh. Perbedaan materi pemain terlihat sepanjang pertandingan, terutama ketika Bina Taruna terus menekan pertahanan lawan.
Bina Taruna lebih dulu unggul pada menit ke-18 melalui Gifran. Ia memanfaatkan bola muntah hasil tepisan penjaga gawang Real Jakarta dan langsung menyambarnya menjadi gol. Keunggulan 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Real Jakarta sempat memberikan kejutan pada babak kedua. Kesalahan kiper Bina Taruna ketika menerima backpass yang terlalu deras membuat bola mengenai tangannya di dalam kotak penalti. Wasit pun memberikan tendangan bebas tidak langsung dari dalam kotak 12 pas.
Kesempatan itu dimanfaatkan Real Jakarta untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-40. Gol tersebut menjadi gol kedua mereka selama kompetisi berlangsung 10 pekan.
Namun, gol penyeimbang itu justru membangkitkan respons Bina Taruna. Tim berkaus garis hitam-merah tersebut kembali meningkatkan tekanan dan membuat pertahanan Real Jakarta bekerja keras.
Pada menit ke-43, Aditya Lesmana membawa Bina Taruna kembali unggul. Tendangannya sempat dikuasai kiper, tetapi bola terlepas dan bergulir masuk ke gawang.
Bina Taruna semakin menjauh setelah Javas Navis mencetak gol ketiga pada menit ke-48. Memanfaatkan umpan matang dari sisi kiri di dalam kotak penalti, Javas dengan mudah menceploskan bola ke gawang.
Aditya dan Javas kemudian kembali menambah masing-masing satu gol untuk memastikan kemenangan Bina Taruna 5-1.
Pelatih Real Jakarta, Darius, mengakui keterbatasan pemain menjadi persoalan utama timnya. Sejumlah pemain inti tidak bisa tampil karena berbagai kegiatan di luar sepak bola.
“Lumayan repot dengan kondisi pemain yang berganti-ganti. Ini karena anak-anak masih ada kegiatan di sekolah, acara keluarga, gereja, ya itulah kendala kita,” ungkapnya.
Menurut Darius, minimnya pemain pengganti juga berdampak terhadap daya tahan tim. Penurunan stamina membuat permainan Real Jakarta sulit dipertahankan, terutama pada babak kedua.
Sementara itu, asisten pelatih Bina Taruna, Elga, menilai kemenangan timnya seharusnya bisa diraih dengan skor lebih besar. Banyak peluang terbuang karena pemain kurang fokus dalam penyelesaian akhir.
“Di babak pertama seharusnya lebih dari dua gol karena mereka kurang fokus. Peluang banyak terbuang, dan kipernya juga bagus,” ujarnya.
Elga mengapresiasi kerja sama pemain yang sudah mampu menjalankan pola permainan sesuai rencana. Meski demikian, ia menegaskan perlunya peningkatan fokus dan koordinasi agar peluang yang tercipta bisa dimaksimalkan menjadi gol.


