Gudang Plastik di Cengkareng Meledak dan Terbakar Hebat, Asap Hitam Selimuti Langit Jakarta Barat

JAKARTA BARAT|MEB.COM – Kebakaran hebat mengguncang kawasan padat industri di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (18/5/2026) siang. Sebuah gudang yang diduga sekaligus menjadi lokasi produksi plastik di Jalan Peternakan Raya mendadak berubah menjadi lautan api dengan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan terlihat dari jarak jauh.

Insiden dramatis itu langsung memicu kepanikan pekerja dan warga sekitar. Sejumlah karyawan berhamburan keluar bangunan saat kobaran api mulai membesar dan terdengar beberapa suara ledakan dari dalam gudang.

Api diduga dengan cepat membesar karena banyaknya material plastik dan perlengkapan rumah tangga mudah terbakar yang tersimpan di dalam bangunan. Asap hitam pekat pun menyelimuti area sekitar dan membuat warga ketakutan api merembet ke permukiman.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta menerima laporan kebakaran pada pukul 14.23 WIB. Awalnya, petugas hanya mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Sektor Grogol Petamburan. Namun besarnya kobaran api membuat operasi diperbesar secara masif.

Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dan total 95 personel akhirnya diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah yang terus mengamuk di kawasan pergudangan tersebut.

Petugas pertama tiba sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung melakukan upaya pelokalisiran api agar tidak menjalar ke bangunan lain. Hingga proses penanganan berlangsung, status kebakaran masih berada di level merah atau belum sepenuhnya terkendali.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan objek yang terbakar merupakan gudang di kawasan Jalan Peternakan Raya Gang Semut, Kapuk, Cengkareng.

Besarnya asap dan kobaran api diduga dipicu oleh material plastik dalam jumlah besar yang tersimpan di lokasi. Karakter bahan plastik yang mudah terbakar membuat api cepat merambat dan menghasilkan asap tebal berbahaya bagi pernapasan.

Petugas keamanan wilayah setempat, Ardi, mengaku pertama kali mengetahui kebakaran setelah melihat asap hitam membumbung dari area gudang. Menurutnya, bagian belakang bangunan juga digunakan untuk aktivitas produksi plastik.

Saat situasi mulai tidak terkendali, Ardi bersama petugas keamanan lain langsung mengevakuasi para pekerja ke area lapangan di belakang bangunan. Kendaraan operasional dan sepeda motor milik karyawan juga dipindahkan untuk menghindari jilatan api.

“Ada kepanikan. Karyawan langsung saya arahkan ke belakang karena ada lapangan untuk evakuasi,” ujar Ardi.

Detik-detik kebakaran pun viral di media sosial setelah sejumlah video memperlihatkan kobaran api raksasa dan asap hitam pekat yang terus mengepul tanpa henti. Warga sekitar tampak memenuhi jalan untuk menyaksikan proses pemadaman yang berlangsung dramatis.

Petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di beberapa titik guna mencegah api kembali muncul. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian dan pihak terkait.

Belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa maupun total kerugian material akibat kebakaran besar tersebut. Namun insiden ini kembali menjadi alarm serius terkait tingginya risiko kebakaran di kawasan industri dan pergudangan Jakarta Barat yang menyimpan bahan mudah terbakar.|Ucha*

Pos terkait