MU Tumbangkan Brentford 2-1 di Old Trafford Drama Akhir

INGGRIS|MEB.COM – Pertarungan panas tersaji di Stadion Old Trafford saat Manchester United dipaksa kerja keras sebelum akhirnya menundukkan Brentford dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan pekan ke-34 Premier League, Selasa (28/4/2026) dini hari WIB. Laga ini nyaris berubah jadi petaka bagi tuan rumah di menit-menit akhir.

Sejak awal, MU langsung tancap gas. Gol cepat dari Casemiro pada menit ke-11 membuka jalan kemenangan lewat sundulan keras memanfaatkan situasi sepak pojok. Old Trafford bergemuruh, namun di balik keunggulan itu, permainan MU sebenarnya tak sepenuhnya dominan.

Brentford justru tampil berani dan beberapa kali mengancam lewat Igor Thiago. Sayangnya, penyelesaian akhir yang buruk dan aksi gemilang kiper Senne Lammens membuat peluang emas mereka menguap begitu saja.

Petaka bagi tim tamu datang jelang turun minum. Umpan jenius dari kapten Bruno Fernandes sukses dikonversi menjadi gol oleh Benjamin Sesko pada menit ke-43. Gol ini bukan hanya menggandakan keunggulan, tapi juga menegaskan ketajaman MU di saat Brentford justru menyia-nyiakan peluang.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan makin liar. Brentford menggempur habis-habisan. Peluang demi peluang datang, termasuk tembakan yang membentur tiang. MU yang mulai bermain lebih defensif tampak seperti menunggu badai datang.

Dan benar saja, di menit ke-87, publik tuan rumah sempat terdiam. Sepakan melengkung spektakuler dari Mathias Jensen merobek gawang MU dan memperkecil ketertinggalan jadi 2-1. Aroma comeback langsung terasa!

Namun, MU masih punya mental baja. Meski ditekan habis-habisan di sisa waktu, pasukan Michael Carrick berhasil bertahan dan mengamankan tiga poin krusial.

Kemenangan ini membuat Manchester United semakin kokoh di posisi tiga klasemen dengan 61 poin, menjaga jarak dari pesaing di bawahnya dan membuka lebar peluang tampil di Liga Champions musim depan. Sementara Brentford harus puas tertahan di peringkat sembilan, meski performa mereka layak dapat apresiasi.

Laga ini jadi bukti: dominasi tak selalu berarti kemenangan efektivitaslah yang menentukan segalanya.|Daffa*

Pos terkait