JAKARTA|mediaerabaru.com – Sektor pertanian Indonesia mencatat pencapaian besar. Selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, nilai ekspor produk pertanian nasional menembus Rp760 triliun, menjadi salah satu capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir sekaligus memperkuat kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional.
Berdasarkan rangkuman dari laporan Antara, Kompas, Tempo, CNBC Indonesia, Bisnis Indonesia, Kontan, Republika, dan Warta Ekonomi, pemerintah menyebut nilai ekspor meningkat sekitar Rp166 triliun dibandingkan periode sebelumnya. Pada saat yang sama, nilai impor produk pertanian dilaporkan turun sekitar Rp41 triliun, yang dinilai mencerminkan meningkatnya produksi dalam negeri dan daya saing komoditas Indonesia di pasar internasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan kenaikan tersebut didukung oleh peningkatan produktivitas, perbaikan distribusi pupuk bersubsidi, penguatan infrastruktur pertanian, perluasan lahan tanam, serta terbukanya pasar ekspor baru. Komoditas seperti kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, hortikultura, hingga berbagai produk olahan menjadi kontributor utama lonjakan nilai ekspor.
Di tengah perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian perdagangan internasional, capaian ini dinilai memperlihatkan bahwa sektor pertanian Indonesia tetap menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Permintaan terhadap sejumlah komoditas unggulan Indonesia juga terus meningkat di berbagai negara tujuan ekspor.
Meski demikian, sejumlah ekonom dan pengamat mengingatkan bahwa keberhasilan ekspor perlu diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani. Mereka menilai capaian makro harus dibarengi dengan stabilitas harga hasil panen, kemudahan akses pembiayaan, pembangunan infrastruktur pertanian, serta pemerataan manfaat ekonomi hingga ke tingkat petani.
Pemerintah menegaskan akan melanjutkan penguatan hilirisasi, modernisasi pertanian, dan pembukaan pasar ekspor baru sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan devisa negara. Dengan tren yang terus meningkat, sektor pertanian diharapkan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun-tahun mendatang.***


