Bripda Natanael Tewas di Asrama, 8 Polisi Diamankan, Dugaan Kuat Penganiayaan Senior

JAKARTA|MEB.COM – Suasana internal Polda Kepulauan Riau (Kepri) mendadak gempar setelah seorang Bintara muda, Bripda Natanael Simanungkalit (20), ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di Asrama Polisi pada Senin (13/4) malam. Peristiwa ini langsung memicu penyelidikan besar-besaran dari pihak kepolisian sendiri.

Delapan anggota Direktorat Samapta Polda Kepri kini telah diamankan dan diperiksa intensif oleh Propam. Dari jumlah tersebut, satu orang disebut kuat mengarah sebagai terduga pelaku dalam dugaan penganiayaan yang berujung tewasnya korban, sementara tujuh lainnya masih didalami keterlibatannya.

Kapolda Kepri menyampaikan bahwa dugaan awal mengarah pada adanya tindakan kekerasan oleh senior terhadap junior di lingkungan asrama. Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh dugaan masih harus dibuktikan melalui hasil pemeriksaan saksi dan proses penyidikan yang sedang berjalan.

Jenazah Bripda Natanael telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Sebelum dinyatakan meninggal, korban sempat dilarikan usai terjadi keributan di lingkungan mess sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasus ini kini ditangani secara serius oleh Bidang Propam bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan mentolerir pelanggaran apa pun jika terbukti ada keterlibatan anggota, baik secara etik maupun pidana umum.

Di sisi lain, pihak keluarga korban mendesak agar kasus ini diungkap secara transparan tanpa ada yang ditutupi. Kuasa hukum keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut dan menunggu hasil autopsi, sementara keluarga terus berdatangan ke rumah sakit untuk mencari kejelasan atas kematian Bripda muda tersebut.

Pos terkait